Tidak pernah terpikir sebelumnya kalau suatu hari saya bisa punya sebuah karya yang diterbitkan Mengarang sama sekali tidak pernah menjadi pelajaran favorit saya—bahkan saya cenderung sebal kalau harus mengarang. Dan untuk lebih mempertegas hal itu, dengan ini saya mengaku bahwa nilai mengarang saya tidak pernah lebih dari 7 :p
Karena banyak yang menanyakan ihwal buku Eiffel, Tolong!, akhirnya saya pikir ada bagusnya juga kalau kisah di balik penulisan buku itu dituliskan. Saya bukanlah seorang ‘jagoan’ dalam menulis. Kata-demi-kata tidak mengalir dengan mudah, indah dan puitis seperti pujangga, tapi tersendat-sendat dan kadang bikin frustasi—pada saat-saat seperti itu, saya hanya mengandalkan doa supaya diberi kelancaran, dan pantang menyerah. Dan setelah pada akhirnya dua buku saya diterbitkan, saya hanya bisa mengucap syukur ke hadirat-Nya.
Satu hal yang saya pelajari sepanjang perjalanan menulis ini adalah: anything is possible, tapi semuanya tergantung pada usaha kita dan kehendak yang Maha Kuasa.
Jadi, untuk teman-teman yang ingin menulis, lakukan saja
Kalau sudah berusaha yang terbaik dan naskah sudah jadi, kirimkan saja ke penerbit.
Kalau naskah teman-teman diterima dan diterbitkan, saya ucapkan selamat.
Kalau tidak, saya pun tetap akan mengucapkan selamat; karena bagaimanapun juga, teman-teman sudah berhasil melahirkan sebuah karya lewat usaha yang terbaik. Percayalah selalu bahwa pintu lain akan terbuka, sebagai penulis atau bukan penulis.
Tanpa bermaksud menggurui, selamat menulis untuk teman-teman yang ingin melakukannya …. Dan selamat membaca untuk semua.
nasihat yg aku bsa ambil, thanks y kak!, so want to meet you!
kak, kapan buku ke 3 keluar?hiks2
Buku ketigaX kapan terbit??? Pnsaran pengen baca…huhu
*nangis ala spongebob*